
MUHISA – Saat ini kita berada di abad 21 yang sering disebut sebagai revolusi industri 4.0. Hal ini membuat kita harus menyesuaikan dengan kondisi ini, dimana para peserta didik tidak lagi mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer apalagi berbasis kertas manual melainkan harus diuji dengan Asesmen Nasional Berbasi Komputer (ANBK).
ANBK adalah sebuah evaluasi yang dilakukan pemerintah untuk pemetaan mutu sistem pendidikan pada tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah yang bertujuan untuk mendorong mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.
Dan untuk mengawali Pembelajaran Tatap Muka Terbatas hari ini, Senin 13 September 2021, SMP Muhammadiyah 1 Jombang menyambutnya dengan Gladi ANBK yang diikuti oleh lima puluh siswa-siswi kelas VIII dalam tiga sesi dan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat
Sementara kelima puluh siswa yang dipilih secara otomatis oleh sistem Dapodik mengikuti gladi, siswa-siswi yang lainnya tetap melaksanakan hari pertama pembelajaran tatap muka dengan tertib dan lancar.
“Alhamdulillah, gladi ANBK berjalan lancar meskipun tentu ada beberapa kendala namun bisa segera teratasi. Hal ini dikarenakan persiapan yang terbatas dan koordinasi dengan siswa hanya melalui media online,” ujar Bu Inna, Kaur Kurikulum SMP Muhammadiyah 1 Jombang.
“Keberhasilan dan kelancaran gladi ini tidak lepas dari tim panitia yang solid. Alhamdulillah, bapak ibu guru sudah berjuang keras, semoga pada pelaksanaan ANBK nantinya dapat berjalan lebih baik lagi daripada saat gladi,” tambahnya. *(Tim Media Muhisa)

