Oleh : Retno Kusumawati, S.Kom

Lokasi lantai 2 Kantor Pusat Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang Jl. Rejoso Peterongan Jombang disinilah kegiatan Pelatihan Website dan Pemanfaatan Artifical Inteligence (AI) sedang berlangsung yang di selenggarakan oleh Musyawarah Kelompok Kepala Sekolah (MKKS) Swasta Kabupaten Jombang.
Kegiatan dibuka oleh Bapak Juni Muslimin selaku sekretaris MKKS Kabupaten Jombang dan di awali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya dilanjutkan dengan sambutan bapak Mashudi selaku ketua MKKS Kabupaten Jombang beliau berharap setelah pelatihan ini peserta harus mengimbaskan ilmunya kepada teman sejawat dan kepada peserta didik agar ilmu yang di dapatkan bisa berkembang dan bermanfaat.



Radar Jombang adalah bagian dari Jawa Pos dan sudah 10 tahun Radar Jombang mandiri hanya saja direkturnya masih menjadi 1 dengan Jawa Pos. Di sampaikan juga oleh bapak Sulthon Arif selaku ketua TIM Radar Jombang bahwa pembaca Radar Jombang masih 1500 pembaca, beliau juga menyampaikan bahwa pengelolaan website ini sangat berarti karena untuk memberikan publikasi ke masyarakat, perlu kita pahami bahwa pesaing adalah diri kita sendiri karena itu awalai perubahan pada diri kita sendiri untuk menjadi lebih baik dan lebih berkompeten dan mampu menguasai berbagai media seperti media informasi, media edukasi, media komunikasi dan lain lain kata bapak Sulthon Arif.



Kegiatan kali ini dibuka dan diresmikan oleh Bapak Senen selaku Kepala Dinas Pendidikan Jombang, beliau berpesan kita selaku pendidik harus mempunyai tanggung jawab moril agar sekolah lebih bagus. Perubahan kurikulum harus diikuti sesuai aturan dan kebutuhan sekolah juga sangat perlu melaksanakan P5. Profil Pelajar Pancasila memiliki 6 dimensi yaitu Beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulai, berkebinekaan Global, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif. Karakter anak harus diperhatikan dan salah satu yang dianjurkan pemerintah adalah peningkatan kompetensi dari bapak ibu guru. Dengan adanya kurikulum merdeka harus ada perubahan mindset pada diri sendiri. Tahun 2024 akan mengangkat ASN dengan background IT untuk itu sejak dini bekali anak didik kita dengan era sekarang. Meskipun bukan guru BK kita semua sebagai guru untuk menjaga anak anak karena banyak sekali kasus yang terjadi, tolong dijaga numerasinya, banyak yang salah paham orang tua dan guru saling menyalahkan terkait pendidikan di sekolah.



Setelah pembukaan oleh Bapak Senen selaku kepala Dinas Pendidikan dilanjutkan inti dari kegiatan hari ini yang di awali oleh Nara Sumber dari TIM Radar Jawa Pos Jombang mengenai tentang perbedaan media online dan cetak. Media online berbeda konsepnya dengan media cetak. Teknologi berkembang membuat pengembangan adaptif dan pasar yang berbeda harus ada penyesuaian begitu juga multimedia harus lebih variatif. Menulis berita di koran secara piramida yaitu kesimpulan dibagian atas dan dilanjutkan inti paling penting, sederhana dilanjutkan berita yang sedang sedang saja (kurang menarik), berita yang tidak penting dibagian bawah. Membuat media harus lebih powerfull agar pembaca lebih penasaran untuk melanjutkan membacanya. Dalam hal ini desaian simpel dalam website yang bonafit tidak harus tampil terlalu ramai dan konten yang terupdate berkala selalu berhubungan dengan indexing google news. Ada beberapa perintah yang perlu diperhatikan yaitu SEO Optimization yaitu pembuatan judul, keyword tags harus nyambung. Menentukan pasar dengan rutin mengupdate. Foto dan video sangat mendukung untuk tampilan website. Perintah running hard news yaitu sisi lain profil bersangkutan, isu sampingan, lifestyle, tip dan trick, sejarah dll, nah yang sangat penting lagi adalah gunakan AI seperti chat GPT, cap.ai, canva dll.
Tim Radar Jombang juga menjelaskan bahwa nilai nilai berita yang perlu diperhatikan antara lain : kedekatan (proximity), bencana (emergency), konflik (conflict), kemashuran (prominance), dampak (impact), unik, baru (actual), kontroversial, human interest, ketegangan (suspense).
Mbak Atika Fatmawati menjelaskan Artificial Intelligenci (AI) adalah kecerdasan buatan yang mampu mengubah sistem dengan mudah baik itu suara, proses kegiatan sistem teknologi seperti pesawat, mesin cuci, robot dll. Kisaran tahun 1950 AI mulai muncul dan penerapan AI diberbagai bidang antara lain : 1. Bisnis, contoh mengaktifkan auto reply, e-commerce, 2. Kesehatan, contoh pembacaan secara otomatis seperti CT Scan, 3. Transportasi, contoh optimasi rute, lampu lalu lintas, 4. Hiburan, conothnya seperti netflik, disney, youtube, notify dll. Penggunaan atau fungsi AI dibidang pendidikan yaitu mampu menguasai google workpace, canva, text to speech.
Dalam sesi selanjutnya mas Krisna Dwi Cahyo menjelaskan tentang videografi bagaiman cara mengedit video, vlog gear, story, camera movement dan framing.



Kegiatan pelatihan ini diikuti kisaran 85 peserta dari sekolah swasta se kabupaten jombang, peserta sangat antusias mendengarkan, praktek dan tanya jawab kepada nara sumber. Dengan adanya pelatihan pengelolaan website dan pemanfaatan AI ini smoga ilmu yang didapat bisa bermanfaat dan diterapkan pada sekolah masing masing. Kegiatan ini diakhiri dengan membuat RTL yang harus di kumpulkan ke link yang akan dikirim melalui kepala sekolah diberi waktu 3 hari setelah pelatihan.


