
Syalma Iza F.
anggal 20 April 2024 seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri adalah sebuah moment yang mengesankan dan mungkin tidak akan terlupakan dan terulang kembali.
Perjalanan kami awali dari sekolah tercinta kita SMP MUHAMMADIYAH 1 JOMBANG. Berkumpul tepat di jam 22.00, dengan kondisi malam yang makin gelap, tak menyurutkan niat dan motivasi untuk menjalin silaturahmi dan kebersamaan sebagai keluarga di SMP MUHAMMADIYAH 1 JOMBANG.
Elf pun mulai berjalan dan bergerak menuju tujuan destinasi favorit masyarakat Indonesia yakni Gunung Bromo di wilayah Probolinggo, Jawa Timur. Perjalanan malam yang mengasyikan, dengan ditemani musik favorit, cemilan dan sendau gurau hingga kita semua terlelap dalam tidur.

Perjalanan melewati Tol Pasuruan-Probolinggo yang menghabiskan waktu hingga 4 jam lamanya, tak terasa hingga sampailah pada rest area Tengiri, di Kabupaten Probolinggo jam 02.00 pagi.
Setelah, beberes dan bersih-bersih diri sekitar 30 menit. Kami melanjutkan perjalanan menggunkan Jeep untuk menaiki dan menanjak i lereng gunung Bromo dengan suhu yang sangat dingin dan gelap gulita. Sepanjang jalan banyak ditemui warung dan kedai kopi yang ramai akan pengunjung dan turis asing.
Sekitar hampir 1 jam, sampailah kami di titik jemput, dan mobil Jeep pun menepi dan kami turun untuk berjalan kaki menuju ke Spot Point Sunrise. Dengan berbekal senter dan HP untuk menerangi anak tangga, perlahan-lahan dengan dinginnya suhu saat itu kami berjalan bersama-sama untuk mencapai titik dimana sunrise bisa terlihat jelas dari ketinggian. J
epretan kamera foto banyak terlihat untuk mengabadikan momen keindahan alam karya ALLAH yang sangat menginspirasi. Setelah melihat sunrise yang penuh keindahan, kami melanjutkan perjalanan menuju ke destinasi lainnya yakni Lembah Widodaren.
Lembah Widodaren memiliki keindahan tebing tinggi dan hamparan pasir yang luas. Disana kami berswafoto diatas mobil Jeep dengan background tebing dan deretan pegunungan. Indahnya pemandangan alam yang sangat jarang kami temui, menjadi kesempatan untuk mendapatkan hasil foto yang bagus.
Seusai dari Lembah Widodaren, perjalanan kami selanjutnya adalah bukit Teletubbies yang lokasinya tidak jauh. Perbukitan dengan rumput khas Savana Bromo sangat menakjubkan mata.
Terdapat deretan warung makan dan kopi yang ramai pengunjung, disitulah kami mengistirahatkan waktu sejenak untuk menikmati hangatnya secangkir kopi dan mie instan. Hal yang unik disana ialah terdapat jasa naik kuda yang mungkin patut dicoba.
Banyak sekali orang-orang yang menyewakan kuda untuk mengantarkan pengunjung ke kawah Bromo dan sekalipun hanya sekedar berfoto dengan kuda. Beberapa diantara kami menyewa kuda untuk sekedar berfoto dan merasakan bagaimana rasanya manaiki kuda.

Kawah Bromo mungkin menjadi yang terlewatkan saat ini, mudah-mudahan untuk selanjutnya kami diberi kekuatan dan kesempatan untuk dapat melihat indahnya pemandangan kawah salah satu Gunung aktif di Jawa Timur tersebut.
Mobil Jeep kami pun bergerak lagi menuju ke Padang rumput/Savana Bromo. Disana matahari bersinar sangat terang menyinari perbukitan disekelilingnya. Savana Bromo memiliki rumput khas berbunga yang dapat dijadikan objek foto. Disana kami berfoto bersama dan membuat video untuk dokumentasi. Destinasi kami yang terakhir yakni pasir berbisik.
Hamparan pasir vulkanik hitam sangat jarang kami temui. Disana kami juga berfoto dan mengabadikan momen yang indah ini.
Serangkaian destinasi wisata khas Bromo sudah selesai kami jelajahi satu persatu, kini saatnya untuk kembali ke Rest area Tengiri sekitar pukul 11.00 siang. Sesampainya di rest area Tengiri, kami membersihkan diri, makan siang dan sholat dhuhur berjamaah. Rest area Tengiri juga menyediakan oleh-oleh khas Probolinggo yakni kerupuk ikan tengiri dan olahan lainnya.
Pukul 13.00, kami berangkat pulang menuju ke Jombang melalui Pasuruan. Dalam perjalanan pulang, kami mampir sejenak di Masjid Cheng Ho Pasuruan untuk sekedar mencari oleh-oleh khas untuk keluarga di rumah. Selepas dari Masjid Cheng Ho, perjalanan kami lanjutkan menuju ke sekolah tercinta SMP MUHAMMADIYAH 1 JOMBANG dan akhirnya tiba disana sekitar pukul 18.00

