Kegiatan literasi di SMP Muhammadiyah 1 Jombang telah lama menjadi salah satu kegiatan unggulan. Hal ini terlihat dari sejak masa sebelum pandemi, setiap pagi menjelang pelajaran seluruh siswa serentak melakukan kegiatan membaca dan menulis di kelas dengan didampingi oleh para guru.

Tak hanya itu, sekolah ini juga memiliki Komunitas Penulis Muda dengan program Muhisa Writing Project. Komunitas ini bukan hanya dari siswa yang mengikuti ekstrakulikuler jurnalistik saja, melainkan siapapun yang ingin berkarya dan menerbitkan buku yang tergabung dalam komunitas ini.

Selain komunitas menulis tersebut, sekolah yang dipimpin oleh Bapak Juni Muslimin, S. Ag ini juga beberapa kali mengadakan event Nulis Bareng dengan menggerakkan seluruh siswa untuk menulis dan menerbitkan karyanya berupa buku antologi seperti buku berjudul Monolog Janji yang baru saja terbit sebagai hasil dari event Nulis Bareng Suara Hati Pemuda.

Tak hanya gencar menyuburkan budaya literasi di kalangan siswa, sekolah ini juga mewajibkan seluruh guru untuk turut aktif berkarya melalui tulisan yang dipublikasikan melalui berbagai media sosial dan akan dibukukan juga.

_”Untuk menyuburkan literasi di sekolah, ada 3 langkah yang akan terus kami lakukan, yaitu membiasakan guru menulis, walaupun hanya satu paragraf dengan tema bebas, memperluas komunitas siswa penulis, dan mengadakan Workshop Terampil Menulis, agar mengetahui teknik menulis yang benar,” ujar Kepala Sekolah.

Upaya SMP Muhammadiyah 1 Jombang dalam menyuburkan budaya literasi ini pun tidak hanya membuahkan hasil karya nyata berupa enam buku serta beberapa buku yang Masih dalam proses penerbitan, tetapi juga mendapatkan penghargaan sebagai Sekolah Aktif Literasi Nasional dari Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) Nasional pada akhir Desember 2020 lalu.

Selain penghargaan untuk sekolah, GSMB Nasional juga memberikan penghargaan kepada Bapak Juni Muslimin, S. Ag sebagai Kepala Sekolah Berprestasi karena telah menggerakkan seluruh guru dan siswa dalam menyuburkan budaya literasi.

_”Alhamdulillah, terimakasih atas penghargaan sebagai Sekolah Aktif Literasi Tingkat Nasional, semakin termotivasi untuk terus berkarya melalui tulisan. Gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan buku yang akan terus hidup sebagai karya yang terus akan dibaca sepanjang zaman,” ujarnya usai menerima penghargaan yang seharusnya diterima langsung di Surakarta namun karena kondisi pandemi penghargaan tersebut dikirim langsung oleh Ketua GSMB Nasional ke SMP Muhammadiyah 1 Jombang. *(Qurrotu Ainy)

Leave a Comment