Site icon SMP Muhammadiyah 1 Jombang

TERJUN LANGSUNG DENGAN BERSEPEDA UNTUK TANAMKAN ETIKA BERLALU LINTAS

MUHISA – Tingkat kecelakaan lalu lintas semakin hari semakin meningkat, hal tersebut terjadi karena kurangnya pengetahuan dan kesadaran dalam berkendara bagi masyarakat. Tidak dipungkiri bahwa kendaraan adalah suatu hal yang sudah wajar dan wajib untuk dimiliki masyarkat demi memenuhi fasilitas mobilitas yang tinggi. Namun, pada kenyataannya tidak dibarengi dengan sikap sadar tata tertib lalu lintas sehingga pengendara bersikap seenaknya tanpa memerdulikan hak pengguna jalan lain.


Banyak pengguna jalan yang tidak mematuhi peraturan berlalu lintas dengan baik. Kebiasaan dan etika dalam berlalu lintas masyarakat sangat buruk dan memprihatinkan. Tak salah apabila banyak ditemukan kasus kecelakaan akibat pengguna jalan yang tidak menaati peraturan dan hal tersebut banyak terjadi di kalangan pelajar/remaja. Mirisnya, Para remaja menggunakan sepeda motor lebih bukan pada pemanfaatan transportasi namun pada life style atau trend.

Melihat kenyataan tersebut, maka timbullah inisiatif dari guru Penjaskesor SMP Muhammadiyah 1 Jombang untuk membuat metode pembelajaran yang aplikatif dengan cara terjun langsung ke jalan raya menggunakan sepeda seperti yang dilaksanakan pada minggu lalu. (21/8/2019)

“Tingginya kecelakaan di Indonesia membuat kita memiliki perhatian di sektor ini, kita ingin menanamkan tata cara berlalu lintas yang tertib dan aman sedari dini,” ujar Pak Tommy Wuryadianto, guru Penjaskesor SMP Muhammadiyah 1 Jombang.

Menurutnya, sosialisasi dan langsung terjun ke jalan untuk mengajarkan belalu lintas yang tertib sera aman ke siswa-siswi sangatlah penting, agar siswa-siswi terbiasa tertib berlalu lintas demi keselamatan dan keamanan baik untuk dirinya sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Seperti memahami rambu-rambu lalu lintas, ini sangat perlu diajarkan agar tidak terjadi pelanggaran berlalu lintas, seperti larangan tanda berhenti stop, dilarang parkir, ambil lajur Kiri, dilarang menyalip, batas maksimal kecepatan, dan masih banyak lainnya. Diharapkan dengan sosialisasi tertib berlalu lintas di jalan ini akan menambah ilmu dan kesadaran bagi siswa-siswi agar lebih memahami serta taat dalam berlalu lintas,” sambung guru yang memprogramkan kegiatan ini secara bergilir di setiap kelas. (Qurani)

Exit mobile version